Pengacara Viral Sampang Datangi Bidpropam Polda Jatim, Segera Tindak Tegas Oknum yang Arogan!!
Surabaya||Garuda08.com - Viral perlakuan Oknum Aparat Penegak Hukum ( APH ) Polisi Resor (Polres) Sampang Madura Jawa Timur yang sangat arogan dan penghinaan terhadap pengacara yang bernama Didiyanto S.H, M.kn , waktu itu saat mendampingin clayennya di kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD).
Kedatangan pengacara viral tersebut di Bidpropam Polda Jatim bukan kali ini akan tetapi waktu se habis kejadian itu langsung melaporkan ke Polda Jatim alhasil diterima dan didumaskan atas prilaku oknum APH dengan inisial W dengan kasus pengacungan pistol terhadap pengacara tersebut dan menghina dengan kata-kata yang sangat tidak pantas terucap oleh W tersebut.
Didiyanto S.H, Meminta pada BIDPROPAM POLDA JATIM agar segera mengeluarkan SP3D dan segera melimpahkan berkas tersebut ke propam polres Sampang yang pasalnya oknum anggota polres Sampang tersebut sudah di laksanakan gelar dan terbukti bersalah ujar Panit Riko dan kami minta segera di sidangkan kode etiknya atas oknum anggota yang melakukan pengancaman/percobaan pembunuhan pada advokat dan pelecehan profesi segera di sidangkan pada, Selasa (14/1/2024).
"Tinggal pelimpahan berkas ke propam polres Sampang nunggu tanda tangan nya Kabidpropam Polda jatim untuk pelimpahannya,"Ujar Didiyanto.
Solidaritas Pembela Advodkat Seluruh Indonesia ( SPASI ) sangat mengapresiasi dengan kegigihan salah satu laowyer yang lagi "Viral" Didiyanto S.H, M.kn asal kabupaten Sampang Madura, untuk terus melaporkan dan memperkarakan salah satu oknum anggota polres dengan inisial W yang mana sangat arogan terhadap pengacara yang sedang bertugas mengawal clayennya, dengan menodongkan pistolnya kepada pengacara dan berkata pengacara TAI dengan lantang.
"Kami minta kepada Bidpropam Polda Jatim untuk menindak tegas anggotanya dengan prosedur hukum yang berlaku di tubuh Polri, jangan tembang pilih/jangan sampai ada anggota yang benar-benar jelas melanggar kode etik dibiarkan begitu saja atau dilindungi biar kepercayaan publik tidak luntur terhadap Polri,"Warning SPASI, Selasa 14/01/2025 (red)